Tuesday, July 14, 2009

Alhamdulillah

Sekarang baru saya paham bukan senang jadi ibu bapa, banyak lagi yang perlu dipikirkan. Alhamdulillah, my husband and I really struggling to pay our debts as soon as possible. Tapi , kitorang still bersyukur ada rumah sendiri untuk berteduh, ada kereta untuk dibawa, ada anak yang boleh bergurau senda, ada orang tua di rumah untuk diminta pandangan.

Dengan keadaan sekarang, I am pursuing my phD as part timer, pergghhh, really tormenting. Tapi dapat Jadual Kerja yang ok, again Alhamdulillah. Lagi apa nak merungut, balik rumah tak yah rushing amek anak sebab maid ada kat rumah.

Masalahnya, sesetengah orang ni, ingat bila ada maid settle segala masalah. Ya Allah, pesimis sungguh orang tu.. I am not allowing my maid to cook(by the way,masa emergency suruh gak but she failed). tapi I akui memang ada maid menyenangkan hidup, but my activities on saturday and sunday packed dengan kerja. I takda masa berjalan2 dengan suami, apatah lagi anak. Kami busy.

Walaubagaimanapun, kami still bersyukur, we are still together, dengan keadaan ekonomi yang merudum jatuh ni, cari barang semuanya yang ekonomi, makan bajet, semuanya semata-mata untuk menjaga family yang kecil ini.

But then, mulut orang kan, "alah korang senanglah, rumah tiga tingkat, kereta dua,apa nak pikir?"..sedap sungguh mulut orang itu..memanglah senang, senang kemudian, susah sekarang. Nak membayarnya..Allah jer yang tahu.

Sebab tu bila kita susah, kita pikir orang yang lagi susah dari kita, then berzikir, Insya Allah, Allah akan tenangkan hati kita sikit. Jangan bila kita susah kita tengok atas(orang yang senang), sampai bila kita tak puas hati..

Pagi-pagi, saya sudah membebel kan? Biasalah, mesti ada yang mengata dan saya tak dapat jawab straight to his/her face sampai saya menulis sebegini..

No comments: